Month: April 2008

  • Apa Apa OpenSource

    Terinspirasi status YM teman saya yang sering memasang status “..apa-apa Linux..”. Sebenernya seberapa besar manfaat OpenSource yang telah kita gunakan ? Pernahkah anda mengkustomisasi, patching, atau bahkan berkontribusi dalam aplikasi opensource tersebut ? Hayoo.. yang pernah ngacung.. Paling banter juga ./configure && make && make install.

    Jujur aja, saya sendiri belum patching atau apa lah apalagi kontribusi..paling juga liat-liat source code doank. Hehe.. Lalu, kenapa semua orang selalu mengatakan apa-apa opensource. Mengapa tidak menyebutkan free software saja sekalian? Setahu saya, awal dari mulai ramainya opensource ini sejak didirikannya Free Software Foundation. Dari namanya saja jelas bahwa memang software tersebut adalah free. Bebas untuk digunakan, untuk dikustomisasi, disebarluaskan ulang, dan sebagainya. Mungkin hanya euforia opensource saja. Haha..

    Ya, welcome back free-software..! Mari beramai-ramai menggunakan software bebas ini..

  • Oprekan Baru (walaupun cuma seminggu)

    DSCN2061.JPG

    Storage ini rencananya akan dipasangkan ke proxy server untuk menyimpan log atau cache.

    Sophisticated disk arrays from all hardware vendors and specialized firms are well known for their extremely high performance, reliability and price tag.

    They generally consist of big to enormous storage pools, which then are sliced and virtualized over fiber-channel or iSCSI transport layers. Sophisticated management and caching mechanisms are used to maximize disk throughput. Thanks to those writes can be considered nearly instantaneous, and reads are very fast.

    Use only one cache directory per logical disk. Configure the logical disk to use many spindles. Using more logical disks improves performance.

    Summary:

    • price: highest
    • performance: highest
    • reliability: highest
Design a site like this with WordPress.com
Get started