Month: July 2007

  • Logo Montirhost

    Logo baru ini mencerminkan Profesionalisme dan keseriusan dari Montirhost dalam bidang Web Hosting.
    logo-montir

  • Advanced Hosting from Montir Net

    MontirHost Web Services kini sudah melayani anda selama hampir 3 tahun. Kami memberikan solusi hemat kepada anda yang membutuhkan Web Hosting dengan harga murah dan berkualitas tinggi. Dengan Didukung oleh Hi-End Server dan 24/7 Support, kami adalah pilihan tepat bagi anda para pemula dan profesional yang mendambakan memiliki Website berkualitas.

    Advanced Hosting from Advanced People

    montir_packet.jpg

  • Bill Gates Turun Tahta

    Selama hampir 13 tahun om Bill (51 tahun) memimpin sebagai “pole position” orang terkaya di Dunia dengan bisnis Perangkat Lunak-nya. Saat ini, posisi tersebut sudah diambil alih pengusaha telekomunikasi asal Mexico yang bernama Carlos Slim (67 tahun). Carlos Slim ini memiliki kekayaan $ 67.8 Milyar Dolar, sedangkan Bill Gates hanya $ 54 Milyar Dolar.

    Nama Carlos Slim adalah nama yang cukup asing, bahkan asing sekali. Saya sendiri baru mengetahuinya ketika ada seorang rekan saya (Fahris) yang memasang status YM berita diatas. Dan benar saja, ketika saya buka digg.com memang sudah ramai berita tersebut (semenjak KP jarang buka digg euy.. ).

    Carlos Slim menjalankan perusahaan sektor telekomunikasi sebagai penyedia layanan Wireless dan Jaringan telepon (TELMEX) untuk Mexico dan America Latin. Di sektor jaringan telepon, perusahaanya memegang 90% pangsa pasar untuk Mexico. Apakah ini Monopoli? Hehehe.. Kekayaan Slim ini ekivalen dengan 7% dari output ekonomi meksiko. Bisa dibayangkan bukan, betapa kayanya orang ini di Meksiko. Jika Gates memiliki persentasi yang sama di Amerika, maka kekayaannya adalah $874 Milyar.

    Saya sendiri heran, karena biasanya posisi orang-orang kaya dunia akan merangkak dari bawah ke atas. Minimal pernah masuk Top 10 orang terkaya di Dunia. Tapi..bagaimana dengan Slim? Seperti yang saya tulis diata, saya sendiri baru mendengarnya setelah ia menempati “pole position”.

    Cukup kecewa memang, karena perusahaannya bukan bergerak di bidang IT. Beberapa tahun terakhir ini, 3 dari 10 urutan pertama orang terkaya dunia bergerak di bidang Komputer baik Software maupun Hardware. Dua diantaranya adalah Bill Gates dan Paul Allen. Masih banyak orang kaya lainnya yang bergerak di bidang IT seperti Michael Dell, Google Guys, dan lain-lain. Bahkan Steve Jobs (yang ini harus ikut disebut juga) pun masuk dalam Top 400.

    Orang-orang memprediksikan bahwa pendiri sekaligus pemilik Google (Sergey Brin dan Larry Pages) yang akan menjadi “pole position”. Hal tersebut dibuktikan dengan kesuksesan Google menjadi mesin pencari terbaik yang meraup keuntungan dalam waktu yang singkat. Saat ini Brin dan Pages masing-masing sudah “mengantongi” $ 16.6 Milyar pada umur yang relatif muda (keduanya berumur 34 tahun).

    Come on Google Guys..!

    sumber :

    http://www.businessweek.com/globalbiz/content/jul2007/gb2007073_887601.htm

    http://www.forbes.com/business/2007/06/01/billionaires-helu-gates-buffett-biz_cx_0601unknownrich.html

  • DNS Server Mati??

    Masih bisa ngenet gak ya? Hehe…

    Sebenernya begini.. Client dan Proxy Server sama-sama membaca DNS Server.

    Jadi ketika kita sebagai Client yang DNS servernya mati tetap saja masih bisa ngenet selama DNS Server dari Proxy Server-nya tidak mati. Karena proxy (squid) memiliki fitur untuk membaca resolve dari DNS bahkan meng-cache-nya.

    Contohnya adalah begini, misal settingan IP yang diberikan oleh suatu kantor adalah IP Private.

    Client 1 : 192.168.100.46

    Netmask : 255.255.255.0

    Gateway : 192.168.100.1

    DNS : 192.168.100.2

    Proxy : 192.168.200.46

    Tiba-tiba DNS Server dengan IP 192.168.100.2 nya mati, gak bisa di-ping. Wew, tentu saja domain internal yang dapat diakses tanpa melalui proxy akan time-out.

    Ketika kita mengakses suatu situs, hirarkinya kurang lebih seperti ini.

    Client —-> Proxy —-> Resolve DNS Server —> HTTP GET

    Nah, sekarang masalahnya begini.

    Apakah DNS Server yang d-resolve Proxy sama dengan DNS Server yang di-resolve Client?? Belum tentu!

    Pada contoh diatas, DNS Server yang diberikan kepada client adalah IP Private. Bisa saja, alamat IP DNS Server Proxy adalah IP lainnya yang tidak berada dalam network client.

    Dalam kasus DNS Server Client != DNS Server Proxy maka akses Internet tidak akan terganggu selama hanya DNS client yang down.

    Jika kita berada dalam network yang bebas firewall, tentu saja tinggal ganti DNS yang membuka akses ke internet seperti OpenDNS.

    Cat : kasus tersebut pernah terjadi di kantor tempat saya KP beberapa waktu lalu.

    Thx to Maw.. Hehehe..

Design a site like this with WordPress.com
Get started