Category: Computer Networks

  • Brainbench Test

    Barusan saya iseng-iseng blogwalking, dan akhirnya menemukan situs brainbench. Situs tersebut menyediakan tes sertifikasi dalam bidang IT dan bidang lainnya. Brainbench ini menyadeikan layanan tes gratis dan berbayar. Saya juga masih belum mengerti fungsi dari transkrip yang diberikan oleh brainbench. Apalagi untuk layanan test yang berbayar.

    Saya sendiri baru mencoba dua test yaitu Computer Fundamental (Mac OS 10.4) dan Networking Concepts. Selain itu, ternyata pertanyaan disini diluar perkiraan (underestimate). Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan cukup susah. Untuk Networking Concepts mulai dari ATM, NetBIOS, FDDI, dan lain-lain. Jujur saja, saya sendiri tidak terlalu mengerti. Hehehe..

    Silakan anda lihat transkrip Brainbench saya di sini. Selamat mencoba!

    Belajar lagi ah.. 😉

  • DNS Server Mati??

    Masih bisa ngenet gak ya? Hehe…

    Sebenernya begini.. Client dan Proxy Server sama-sama membaca DNS Server.

    Jadi ketika kita sebagai Client yang DNS servernya mati tetap saja masih bisa ngenet selama DNS Server dari Proxy Server-nya tidak mati. Karena proxy (squid) memiliki fitur untuk membaca resolve dari DNS bahkan meng-cache-nya.

    Contohnya adalah begini, misal settingan IP yang diberikan oleh suatu kantor adalah IP Private.

    Client 1 : 192.168.100.46

    Netmask : 255.255.255.0

    Gateway : 192.168.100.1

    DNS : 192.168.100.2

    Proxy : 192.168.200.46

    Tiba-tiba DNS Server dengan IP 192.168.100.2 nya mati, gak bisa di-ping. Wew, tentu saja domain internal yang dapat diakses tanpa melalui proxy akan time-out.

    Ketika kita mengakses suatu situs, hirarkinya kurang lebih seperti ini.

    Client —-> Proxy —-> Resolve DNS Server —> HTTP GET

    Nah, sekarang masalahnya begini.

    Apakah DNS Server yang d-resolve Proxy sama dengan DNS Server yang di-resolve Client?? Belum tentu!

    Pada contoh diatas, DNS Server yang diberikan kepada client adalah IP Private. Bisa saja, alamat IP DNS Server Proxy adalah IP lainnya yang tidak berada dalam network client.

    Dalam kasus DNS Server Client != DNS Server Proxy maka akses Internet tidak akan terganggu selama hanya DNS client yang down.

    Jika kita berada dalam network yang bebas firewall, tentu saja tinggal ganti DNS yang membuka akses ke internet seperti OpenDNS.

    Cat : kasus tersebut pernah terjadi di kantor tempat saya KP beberapa waktu lalu.

    Thx to Maw.. Hehehe..

  • Get Connected With IPv6

    ISP indonesia pada umumnya hanya menyediakan akses internet menggunakan IPv4 (IP private pula). IPv6 ini memiliki alokasi alamat yang lebih besar (2^128) dari IPv4 (2^32).

    Bagaimana cara mengkoneksikan koneksi rumahan menuju IP-NG ? Salah satu caranya adalah menggunakan Tunnel Broker. Broker ini menyediakan layananya tunneling koneksi IPv6 melalui alamat IPv4 yang ada.

    Layanan tunnel broker IPv6 antara lain Hurricane Electric, BT Exact, go6, SixXS, dan Singnet (tidak membuka layanan broker untuk saat ini). Saya sendiri sudah mencoba layanan dari Hurricane Electric dan BT Exact. Pengguna hanya perlu registrasi dan memasukkan end-point dari alamat IPv4 yang diberikan ISP.

    Setelah mendapatkan alokasi IPv6 dari tunnel broker, pengguna hanya tinggal memasukkan IPv6 tersebut kedalam konfigurasi tergantung dari OS yang digunakan.

    Contoh alokasi yang diberikan oleh Hurricane Electric :

    Tunnel Information:

    Server IPv4 address: 64.71.128.83
    Server IPv6 address: 2001:470:1F03:EE6::1/64
    Client IPv4 address: 202.81.61.134
    Client IPv6 address: 2001:470:1F03:EE6::2/64
    Assigned /64: 2001:470:1F01:3914::/64
    ASN: none
    Last Ping6: Thu, Apr 26 4:35 pm PDT
    Last Inbound Packet: Thu, Apr 26 4:07 am PDT
    Registration Date: Tue, Apr 24, 20

    Maaf, saat ini saya baru mencobanya di Windows Xp SP 2 dan Ubuntu Linux. Sedangkan untuk Mac masih dioprek.. 🙂

    Untuk konfigurasi pada Jendela Xp :

    install IPv6 jika belum ada

    C:\>ipv6 install

    Masukkan konfigurasi tersebut kedalam tabel routing

    C:\>ipv6 rtu ::/0 2/::64.71.128.83 pub

    C:\>ipv6 adu 2/2001:470:1F03:EE6::2

    Selanjutnya adalah mencoba konfigurasi tersebut dengan perintah ping6

    ping6 -t destination

    Ping6

Design a site like this with WordPress.com
Get started