Net Neutrality : Hak Akses Konten

If I pay to connect to the Net with a certain quality of service, and you pay to connect with that or greater quality of service, then we can communicate at that level [1]

— Sir Tim Berners-Lee

Prinsip keterbukaan dan netralitas Internet sekarang ini patut dipertanyakan. Pemerintah melalui Kominfo tidak memiliki governance yang jelas dalam mengatur kebijakan Internet dan Teknologi Informasi. Menurut Tim Berners-Lee, seharusnya dengan kita membayar sejumlah biaya untuk tersambung ke Internet maka kita berhak mendapatkan service dan terkoneksi pada level tersebut.

Prioritas utama Service Provider adalah memastikan semua layanan tersebut dengan baik sesuai dengan besaran biaya yang dibayarkan. Permasalahan ISP sekarang adalah kewajiban utama tidak dijalankan dengan baik namun sudah mengurangi hak pengguna.

Buruknya layanan sejumlah provider selular adalah salah satu Indikasinya, biaya Rp 80,000/bulan rasanya tidak berarti apa-apa, quota 2GB pun tidak pernah habis terpakai karena buruknya layanan. Sedangkan contoh pengurangan hak pengguna adalah adanya iklan yang cukup mengganggu walaupun tidak dibebankan biaya GPRS (AdPop). Belum lagi adanya filtering yang tidak tepat sasaran (Trust Positif lebih baik kita sebut False Positive).

Silahkan lihat daftar domain yang diblok oleh Trustpositif disini, diantaranya terdapat situs populer seperti Vimeo, Imgur, dan Reddit. Berita mengenai blokir Vimeo memang sudah cukup lama. Sedangkan saya pribadi baru membahas masalah ini karena blokir yang kacau oleh Trustpositif terkait Forex (Foreign Exchange) Trading. Adakah yang salah dengan Forex? Salah satu situs Forex yang di blok adalah FXCM. Bayangkan, FXCM (http://en.wikipedia.org/wiki/FXCM) saja di blok, apalagi Retail Broker lain yang lebih kecil.

Apakah menurut Kominfo Forex termasuk perjudian? Karena saya tidak menemukan pasal lain yang terkait dengan Forex trading, maka saya ambil pasal yang mungkin dijadikan kajian oleh Kominfo untuk blok situs terkait Forex. Berikut adalah bunyi Pasal 27 Ayat 2 UU ITE (UU/11/2008)

 (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.

Kalau dasar berpikirnya seperti itu, seharusnya Kominfo menutup Divisi Treasury setiap Bank yang melakukan Forex trading dan memblok semua situs perbankan yang menampilkan rate Forex.


[1] http://dig.csail.mit.edu/breadcrumbs/node/144

Get ready to World IPv6 Launch 2012

World IPv6 Launch adalah implementasi massal IPv6 oleh berbagai ISP dan content provider akan mengaktifkan IPv6 secara permanen pada tanggal 6 Juni 2012. Berbeda dengan event tahun sebelumnya, yaitu World IPv6 Days yang merupakan aktivasi IPv6 sementara selama 24 jam. Beberapa partisipan dalam World IPv6 Launch kali ini antara lain Google, Cisco, Facebook, Yahoo, Akamai, Comcast, KDDI, dan sebagainya. Bahkan Facebook telah mengaktifkan IPv6 dengan menambahkan AAAA record IPv6 mereka 2 minggu lebih awal dari dari World IPv6 Launch [1].

Apakah Web, Content, atau Blog anda sudah siap untuk IPv6?

Implementasi IPv6 pada Website memerlukan infrastruktur data center yang sudah terhubung ke seluruh jaringan IPv6. Tidak semua penyedia hosting dan data center memiliki dukungan terhadap IPv6, baik dari sisi aplikasi atau server maupun jaringan itu sendiri. Salah satu mekanisme aktivasi IPv6 yang ditawarkan oleh produsen network equipment adalah menggunakan IPv6/IPv4 Gateway. Mekanisme ini mirip seperti Server Load Balancing yang melakukan redirection suatu request hostname ke content server di belakangnya.

IPv6 gateway tidak mengimplementasikan IPv6 pada seluruh server, tetapi IPv6 hanya diaktifkan pada frontend. Mekanisme tersebut tidak memerlukan effort yang terlalu besar, namun metode ini sudah memberikan dukungan IPv6 (IPv6 ready)  bagi end-user yang hanya memiliki IPv6 (IPv6 only networks). Beberapa content provider besar pun menerapkan metode ini dalam transisi IPv4-IPv6.

Bagaimana jika infrastruktur sama sekali tidak memiliki IPv6? atau Infrastruktur jaringan IPv6 sudah siap namun OS atau aplikasi tidak mendukung?

Cloudflare menawarkan services IPv6 Gateway pada layanannya. Aktivasi IPv6 yang cukup mudah dan gratis bagi penyedia content. Bahkan blog yang dihosting pada WordPress.com seperti blog ini dapat menggunakan Cloudflare sebagai IPv6 gateway selama kita dapat memanage domain yang dimiliki. DNS server domain milik anda cukup diarahkan ke DNS Server milik cloudflare, sehingga domain anda akan memiliki AAAA record dari Cloudflare.

Hasil IPv6-test.com

Selamat berpartisipasi pada World IPv6 Launch yang tinggal beberapa hari lagi! 🙂

[1] http://www.internetsociety.org/deploy360/blog/2012/05/facebook-now-available-over-ipv6-two-weeks-early/

Mencoba UnoDNS

Permasalahan layanan streaming seperti Netflix, Spotify, dan Hulu adalah restricted content yang hanya mengijinkan pengguna dari negara tertentu untuk dapat mengakses konten. Hulu atau Netflix misalnya, hanya IP dari Amerika saja yang dapat mengakses konten mereka. Salah satu solusi untuk mengakses restricted content adalah menggunakan layanan VPN ke Amerika. Sayangnya VPN ke Amerika ternyata memiliki sejumlah kekurangan, antara lain latency yang besar dan bandwidth yang terbatas. Latency sendiri adalah hal yang tidak dapat dihindarkan mengingat jarak yang cukup jauh, sedangkan bandwidth biasanya bergantung dari penyedia dan jenis layanan VPN yang digunakan.

Solusi lainnya adalah menggunakan UnoDNS. Berbeda dengan Proxy dan VPN yang melempar semua trafik ke server di Amerika, UnoDNS hanya mengalihkan trafik yang relevan, sehingga pengguna dapat mengakses restricted content. UnoDNS memiliki 3 layanan, yaitu Free, Premium, dan Gold. Sebagai Trial, UnoDNS menawarkan akses Gold Content selama 8 hari. Harga berbayarnya pun lebih murah daripada jasa VPN. Saya sendiri mencoba layanan ini untuk mengakses CBS Channel, BBC iPlayer, dan Spotify.

Tentunya hal yang paling menarik adalah tear down layanan UnoDNS untuk mengetahui proses redirecting yang lebih detail. Saat ini saya menggunakan VPN dan Proxy Indonesia dengan DNS server yang diarahkan ke UnoDNS untuk akses yang lebih cepat. Tertarik mencoba?

Antara Bisnis dan Judi

Apakah yang membedakan antara bisnis dengan judi? 

Berbicara mengenai investasi baik reksadana, pasar uang, ataupun saham yang memiliki ketidakpastian mungkin pendapat bagi sebagian orang, hal tersebut merupakan judi. Dalam teori probabilitas, contoh yang paling sering digunakan adalah dadu dan kartu 52 set. Berapakah peluang munculnya angka 4 dari pelemparan 1 buah dadu?

Sebuah dadu yang fair (tidak berat sebelah pada keenam sisinya) akan memiliki peluang yang sama, yaitu sebesar 1/6. Maka dalam 1 kali pelemparan dadu, kemungkinan muncul angka 4 adalah 1/6. Kemudian dilakukan sejumlah percobaan pelemparan dadu sebanyak 100 kali. Ternyata hasil percobaan menunjukkan bahwa munculnya angka 4 adalah sebanyak 50 kali dari 100 kali pelemparan. Berdasarkan statistik, munculnya angka 4 adalah 50/100 = 0.5. Statistik ini yang akan mengubah probabilitas munculnya angka 4 untuk pelemparan 100 kali berikutnya. Seorang gambler tentunya akan memasang angka 4 dalam judi pelemparan 100 kali dadu. Padahal semua sisi dadu memiliki peluang yang sama sebesar 0.16 walaupun pelemparan dilakukan sebanyak n kali.

Apakah yang menyebabkan angka 4 dapat muncul sebanyak 50 kali dari 100 kali pelemparan? Continue reading “Antara Bisnis dan Judi”

The Most Certain Things is Uncertainty Itself

Hal yang paling pasti di dunia ini adalah ketidakpastian itu sendiri dan kematian. Dalam hidup ini tidak hal yang pasti, sehingga ketidakpastian akan masa depan itulah yang membuat manusia terus berusaha dalam mengupayakan sesuatu. Kenyataan yang terjadi pada saat ini adalah hasil upaya dari masa lampau.

Adanya ketidakpastian memunculkan statistik kejadian masa lampau dan membentuk probabilitas untuk memperkirakan peluang yang terjadi di masa yang akan datang. Seberapa besar peluang yang akan terjadi bergantung dari upaya yang kita lakukan saat ini. Namun, tidak berarti hal yang tidak berpeluang itu tidak dapat terjadi.  Diperlukan suatu Doa untuk membuat peluang tersebut menjadi event yang sesuai ekpektasi.