Category: Curhat

  • Momen yang Tidak Tepat

    Iseng-iseng baca berita Terpopuler di situs kompas, ternyata aksi demonstrasi sejumlah Universitas di Jakarta tidak menarik simpati masyarakat sekitar. Ada apa gerangan? Mungkin momennya kurang tepat.. Untuk lebih serunya, silakan anda baca komentar-komentarnya..

    Ini salah satu komentar yang menarik bagi saya :

    bl@ckmamba @ Selasa, 27 Mei 2008 | 13:46 WIB
    jadi ingat komentar senior saya di kampus (mantan aktivis kampus).. “tau salah satu penyebab negara gak maju2?”, lanjutnya “lha wong mahasiswanya dari dulu sibuk demo melulu, gak ngurusin bidangnya masing-masing. kapan sejahteranya negara klo kek gini..?? “. menurutku memang ada benarnya juga, alangkah baiknya apabila mahasiswa memberikan solusi cerdas dan konkret dalam menyelesaikan permasalahan bangsa….

    Keadaan ini sepertinya jauh berbeda dengan Tahun ’98 dahulu..Saat itu saya masih SD dan dagang nasi timbel di Jalan Ganesha.

  • Profesi Paling Menderita Pasca Kenaikan BBM

    Menurut anda, profesi apakah yang paling menderita ?

    Supir angkot! Ya, menurut saya mereka lah yang paling menderita pasca kenaikan BBM. Biaya yang dikeluarkan untuk sekali jalan sudah tentu naik. Mereka juga harus menghidupi anak istri dengan profesinya. Terakhir, mereka ditinggalkan oleh penumpang-penumpang yang ingin irit. Saya yakin taraf hidup penumpang-penumpang tersebut lebih dari supir angkot. Apakah supir angkot bukan rakyat kecil ? Apakah mereka protes dengan kenaikan BBM ?

    Tempat favorit saya saat naik angkot adalah tepat dibelakang supir. Dari sana saya bisa melihat wajah pak supir dari spion. Selanjutnya, terserah anda apa yang akan anda lakukan sebagai penumpang. 🙂

    ===

    Update :

    Barusan lihat di-TV, ternyata sopir angkot di sejumlah daerah mogok narik pasca kenaikan BBM. Tetapi alasannya sangat logis, meminta tarif naik. :-). Ayo para penumpang angkot, tau diri ya.. Hehe..

  • Apa Apa OpenSource

    Terinspirasi status YM teman saya yang sering memasang status “..apa-apa Linux..”. Sebenernya seberapa besar manfaat OpenSource yang telah kita gunakan ? Pernahkah anda mengkustomisasi, patching, atau bahkan berkontribusi dalam aplikasi opensource tersebut ? Hayoo.. yang pernah ngacung.. Paling banter juga ./configure && make && make install.

    Jujur aja, saya sendiri belum patching atau apa lah apalagi kontribusi..paling juga liat-liat source code doank. Hehe.. Lalu, kenapa semua orang selalu mengatakan apa-apa opensource. Mengapa tidak menyebutkan free software saja sekalian? Setahu saya, awal dari mulai ramainya opensource ini sejak didirikannya Free Software Foundation. Dari namanya saja jelas bahwa memang software tersebut adalah free. Bebas untuk digunakan, untuk dikustomisasi, disebarluaskan ulang, dan sebagainya. Mungkin hanya euforia opensource saja. Haha..

    Ya, welcome back free-software..! Mari beramai-ramai menggunakan software bebas ini..

  • Keakuratan Berita Tabloid Komputer Indonesia

    Tadi siang saya membeli sebuah tabloid Indonesia yang isinya membahas tentang komputer. Tabloid ini memiliki kolom yang berjudul “News in 60 seconds“. Kolom tersebut membahas berita seputer teknologi komputer secara ringkas. Ada satu berita yang membuat saya heran. Berita itu membahas bahwa Apple memperkenalkan iStick. (?)

    Berikut ini adalah berita lengkapnya :

    istick.jpeg

    Heh? iStick? Saya sudah lama (setidaknya lebih lama daripada tabloid tersebut terbit.. :p) berlangganan RSS Engadet, Gizmodo, MacDailyNews, dsb . Perasaan saya tidak pernah melihat berita yang membahas Apple telah memperkenalkan iStick. Berita yang pernah saya lihat adalah konsep dari Yanko Design mengenai iStick yang diposting di Engadget.

    As you know, apabila Apple meluncurkan suatu produk pasti beritanya udah kemana-mana (secara Steve Jobs “bersabda”..bwahahaha..). Sayang sekali, tabloid yang dibaca oleh pengguna offline harus memberikan informasi yang tidak akurat.

Design a site like this with WordPress.com
Get started